Dan sesungguhnya Kami benar-benar
akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjuang dan bersabar
di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.(QS.
Muhammad:31)
Arthur Ashe, pemain Wimbledon
legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika
operasi jantung pada 1983.
Dia menerima surat dari para
penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan: "Mengapa Tuhan
memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??"
Terhadapnya, Arthur Ashe
menjawab:
Lima puluh juta anak mulai
bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar
bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis
secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam
turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final
dan ketika saya menggenggam
pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"
Jadi ketika sekarang saya sakit,
bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"
Kebahagiaan membuatmu tetap
manis.
Cobaan membuatmu kuat. Kesedihan
membuatmu tetap menjadi manusia.
Kegagalan membuatmu tetap rendah
hati.
Kesuksesan membuatmu tetap
berpijar.
Namun, hanya iman yg membuatmu
tetap melangkah.
Kadang engkau merasa tidak puas
terhadap kehidupanmu sementara banyak orang di dunia ini memimpikan bisa hidup
sepertimu.
Anak kecil di ladang memandang
pesawat terbang di atasnya, dan memimpikan bisa terbang, tetapi sang pilot di
pesawat itu memandang ladang di bawahnya dan memimpikan bisa pulang ke rumah.
Begitulah hidup.
Nikmatilah hidupmu.
Jika kekayaan adalah rahasia
kebahagiaan, tentu orang-orang kaya akan menari-nari di jalanan.
Tapi? Hanya anak2 miskinlah yg
melakukannya.
Jika kekuatan memang menjamin
keamanan, tentu orang-orang penting akan berjalan tanpa pengawalan.
Tapi? Hanya mereka yg hidup
sederhana yg bisa tidur nyenyak.
Jika kecantikan dan kepopuleran
memang membawa kita pada hubungan yang ideal, tentu para selebriti pasti punya
perkawinan yg terbaik.
Hiduplah sederhana
Berjalanlah dengan rendah hati.
Dan mencintailah dengan tulus.
#COPASLUPA SUMBER
Tag :
Islam

0 Komentar untuk "SYUKURI, NIKMATI DAN HATI-HATI DALAM HIDUP INI"